Gajah Sumatra

Klasifikasi Gajah Sumatera:

Fillum       : Chordata
Sub fillum : Vertebrata
Kelas       : Mamalia
Bangsa     : Probescideae
Suku        : Elephantidae
Marga      : Elephas
Jenis : Elephas maximus, 


Lineus 1758
Anak jenis : Elephas maximus sumatrensis





Morfologi Gajah Asia termasuk Gajah Sumatera adalah sebagai berikut :
  1. Bentuk tubuh gemuk dan lebar serta tertutup oleh rambut, tebal kulit 2 – 4 cm tetapi sangat sensitif.
  2. Mempunyai belalai yang terdiri dari 40.000 otot dan merupakan perpanjangan hidung dengan bibir atas.
  3. Bentuk kepala membundar mempunyai sepasang mata yang kecil dan sepasang telinga yang lebar yang berfungsi untuk mendengan dan mengatur suhu tubuh.
  4. Diantara mata dan telinga terdapat lubang kecil yang berisi kelenjar minyak, cairan ini keluar bila gajah jantan dewasa dalam keadaan musth
  5. Kaki depan berfungsi sebagai tiang penunjang tubuh dan kaki belakang berfungsi juga sebagai pendorong tubuh saat bergerak.
  6. Hanya gajah jantan yang mempunyai gading, sedangkan gajah betina tidak mempunyai gading                
    Hubungan antara umur, tinggi dan berat gajah

    No
    Usia gajah (tahun)
    Tinggi gajah (cm)
    Berat badan (kg)
    Keterangan
    1.
    3 - 5
    65 – 93
    450 – 650
    Antara jantan dan betina tidak jauh berbeda
    2.
    6 – 9
    95 – 127
    650 – 1.250
    3.
    10 – 15
    130 – 175
    1.250 – 1.750
    4.
    16 – 20
    180 – 240
    1.800 – 2.250
    5.
    20 ke atas
    250- 300
    2.250 – 2.950
    Sumber : Ditjen PHPA dan LP IPB (1987)

    I. Habitat
    Gajah banyak melakukan pergerakan dalam wilayah jelajah yang luas sehingga menggunakan lebih dari satu tipe habitat.
    a. Hutan rawa;
    Tipe hutan ini dapat berupa rawa padang rumput, hutan rawa primer, atau hutan rawa sekunder yang didominasi oleh Gluta renghas, Campenosperma auriculata, C. Macrophylla, Alstonia spp, dan Eugenia spp.
    b. Hutan rawa gambut;
    Jenis-jenis vegetasi pada tipe hutan ini antara lain: Gonystilus bancanus, Dyera costulata, Licuala spinosa, Shorea spp., Alstonia spp., dan Eugenia spp.
    c. Hutan dataran rendah;
    Yaitu tipe hutan yang berada pada ketinggian 0-750 m di atas permukaan air laut. Jenis-jenis vegetasi yang dominan adalah jenis-jenis dari famili Dipterocarpaceae.
    d. Hutan hujan pegunungan rendah;
    Yaitu tipe hutan yang berada pada ketinggian 750-1.500 m di atas permukaan air laut. Jenis-jenis vegetasi yang dominan adalah Altingia excelsa, Dipterocarpus spp., Shorea spp., Quercus spp., dan Castanopsis spp.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar